MEUTYA HAFID : PRINCES OF PROSTITUSIONS.

Sekadar ulasan tentang banyak hal yang tertulis di weblog ini, kami ingin menambahi sedikit, hasil Pemikiran kami Mengenai Meutya Hafid , dan segala permasalahannya yang berkaitan dengan dirinya.

 

Judul diatas sengaja kami pilih, sekaligus memang untuk mengungkapkan sinisme kami sebagai anggota Komando Payung Rasul Indonesia padanya,Sungguh sebenarnya awal mulanya kami sendiri terkejut menerima, banyak fakta ang di ungkap oleh rekan2 Kopral Indonesia di Jakarta beberapa waktu yang lalu mengenai dirinya [Meutya Hafid] itu, yang sedang tenar-tenarnya atas penerbitan buku karangannya yaitu 168 Jam di sandera. Kami juga benar2 terpukul sebab, kami dan beberapa rekan2 di ITB inipun juga ikut berpartisipasi dalam operations Ninja 7 yang di gelar oleh rekan Bobby Meidianto Hasan Madinah si Jaguar yang berdomisili di Solo itu. Kami mau lakukan itu mengulang kisah sukses kami dalam membebaskan sandera di Irak juga di tahun sebelumnya 2004, yaitu 4 orang TKW kita yang di sandera kelompok Garda Republik Irak [sisa2 pembela Saddam Hussein].

 

Memang jiwa petualangan kami lebih berperan untuk mengambil keputusan tersebut dari pada memang menolong Meutya Hafid itu disebabkan oleh perasaan kasihan dan ataupun sosial. Rasanya asik sekali melakukan operasi inteligent bersama mas Bobby itu dan Den Harin, dan puas sekali saat kami ini berhasil.

 

Namun kami benar2 kaget sebab, Januari lalu kami mendengar ia itu malah mengusir Mas Bobby Meidianto itu yang datang ke rumahnya untuk melamarnya, sedangkan sebulan sebelumnya kami semua juga mengetahui bahwa, ia itu mau kepada Mas Bobby. Memang kami ini juga tahu adanya teror kepada Mas Bobby itu, namun kami tidak mengira bahwa, hal itu begitu parah.

 

Tak kami sangka dan tak pula kami duga bahwa, di belakang aksi teror yang didapatkan oleh Mas Bobby itu, bukan hanya di dasari oleh kecemburuan dan ke sirikan hati, beberapa pemuda, yang juga naksir kepada Meutya HAfid, namun , ternyata malah, beberapa pejabat dan anak2 pejabat serta Pengusaha dan konglomerat ikut pula terlibat di sini, dan malahan telah melakukan tindak kriminal yaitu, melakukan percobaan pembunuhan [kepada Mas Bobby], pembuatan dan penyebaran gambar2 pornografi, melakukan teror dan ancaman, baik kepada Mas Bobby Meidianto pribadi, dan juga kepada beberapa POLWAN dan rekan di SCTV, yang secara tidak sengaja kami libatkan untuk jadi kurir, surat2 kami dan surat2 Mas Bobby kepada Meutya Hafid. Selain hal2 tersebut diatas, juga di ketahui adanya orang2 tsb diatas yang memalsu sebagai Mas Bobby, dan anggota Kopral Indonesia dan anggota Den Harin.

 

Adalah amat sangat menggelikan lagi, adanya fakta bahwa Meutya Hafid, itu hanyalah mempermainkan Mas Bobby saja, namun mau melakukan hubungan sex juga dengan Mas Bobby. kami sungguh heran itu. Bukan sebab ia itu, Hajjah hingga kami pandang tak pantas lakukan itu, sebab kami ini, masih menganggap hal itu wajar dan bisa terjadi pada siapa saja bila memang sedang di mabok asmara. Namun kami ini benar2 anggap hal itu jadi luar biasa, sebab kalau memang tak cinta kok mau melakukan hal itu? Hal inilah yang membuat banyak rekan Kopral Indonesia ini berpikir, apakah Mas Bobby melakukan kesalahan atau pemaksaan, dan ataukah Meutya Hafid itu memang telah abnormal? Dalam artian ia itu, bukan lagi wanita baik2 ? Dua pertanyaan itu akhirnya malah terjawab justru setelah terjadi Percobaan Bunuh Diri yang di lakukan oleh Mas Bobby Meidianto tsb gara2 malu yang amat sangat setelah di usir oleh keluarga Mautya Hafid itu.

 

Hal ini kami ketahui dari, surat2 yang ada di mail box Mas Bobby yg di periksa dan di ketahui oleh beberapa pengurus YBPBKM Solo, dan Pimpinan Kopral Indonesia dan Den Harin sendiri, dan kami terima penjelasannya secara detail juga.

 

Bobby Meidianto Hasan Madinah itu memang telah benar2 melakukan surat menyurat dan mendapatkan juga beberapa jawaban namun ia itu meragu di sebabkan adanya surat2 dari alamat e-mail yang berbeda, namun isinya juga menjawab segala pertanyaan dari surat yg di kirimkan oleh Mas Bobby itu ke alamat e-mail Meutya Hafid. Yang jadi pertanyaan adalah apakah itu, benar2 Meutya HAfid ataukah orang lain. Kecurigaan pertama Mas Bobby adalah Budianto dan adik2 Meutya Hafid.

 

Namun hal itu bertambah dengan adanya beberapa nama lain yang masuk, seperti : Susilo, Singgih & Heri Wiranto, Irfan, Agus Harimurti, Edhie Baskoro, Ali Mukson, Kembar {staff/kru Metro TV} dan beberapa orang lainnya lagi dan lalu yang dianggap paling berperan di sini adalah Agus Isrok Mikroj, anak Jendral Subagyo HS.

 

Hanya soal cemburu? Kami rasa kok tidak, melihat bahwa, Presiden SBY pun terlibat di sini, juga Jendral Wiranto, dan juga Jendral Subagyo HS, dan Surya Paloh serta Kepala BIN Syamsir Siregar, yang juga menginginkan Meutya Hafid untuk kepentingan diri mereka sendiri maupun anak2 mereka itu. Belum lagi keterlibatan Megawati dan Taufik Kiemas dari PDI Perjuangan. Namun malah karena adanya ke empat Jendral tersebut diatas, malah peran / keterlibatan Megawati dan Taufik Kiemas dalam hal ini jadi tidak nampak.

 

Aneh memang jaman sekarang ini, para anggota DPR / MPR pun tak segan melakukan porno aksi dan juga maksiat lainnya bahkan untuk di pamerkan kepada umum bahwa mereka BERKUASA.

 

Apa dan bagaimana Hubungan SBY, SYAMSIR SIREGAR, WIRANTO dan SUBAGYO HS itu, juga SUrya Paloh dalam hal ini? Sekilas mereka akan bisa berkilah, bahwa Meutya Hafid adalah Orang yang memiliki relationship dengan mereka karena Profesi ataupun kedekatan [kekerabatan], dan juga atasan dan bawahan.

 

Namun lucunya di sini, SBY ketahuan sering ngapelin Meutya Hafid di rumah Meutya Hafid dan mengundang Meutya Hafid untuk berkencan di PURI Cikeas, saat TIDAK BERSAMA IBU NEGARA. Saat Jaguar [Mas Bobby] ke rumah Meutya jl. Lebak Bulus II untuk yg ke tiga kalinya ia, di usir oleh PR dan Tukang Kebun Meutya HAfid, dan [secara tidak sengaja] karena kesalahan SBY yg melakukan kontak batin kepada Jaguar, malah jadinya ketahuan kalau saat itu SBY berada di rumah Meutya Hafid.

 

Dan hal itu sebenarnya sudah di ketahui oleh kelompok Kopral Indonesia yg mendapat signal dari Den Harin dari MAbes Polri [White Fang], yang lalu segera meluncur ke lokasi tsb untuk pengintaian, sekalipun Jaguar telah pergi dari situ.  Sebuah Mobil Toyota Mercy warna Hitam dengan Plat Nomer yg baru kemudian [setelah sebulan] di ketahui kalau itu Mobil pribadi SBY, Parkir di jl. Lebak Bulus 4, sebelah depan rumah Meutya. Rupanya berita santer bahwa SBY akan kawin lagi itu menjurus benar.

 

Lalu, Agus ISROK MIKROJ, sekilas  ia itu, benar2 hanyalah seorang kekasih bagi Meutya Hafid. Namun entah siapa yg paling berperan di sini, Meutya ataukah Agus Isrok Mikroj itu, yang memanfaatkan kedekatan hubungan Meutya Hafid itu, untuk keuntungan dan pengaruh bagi Meutya Hafid sendiri dan juga Agus Isrok Mikroj itu. Boleh jadi, hal itu lah yang menyebabkan Agus Isrok Mikroj itu jadi gampang sering Mangkir [bolos/tinggalkan tugas] bahkan sampai beberapa puluh hari dalam setahun [ info dari Mabes TNI dan markas Korem tempat ia bertugas ] namun dapat kenaikan pangkat beberapa tingkat dengan mudah.

 

Adalah aneh bahwa ia Meutya Hafid, mau memilih seorang kekasih AGUS ISrok itu, dan bahkan kami tahu dari rekan2 ada yang bilang ia dan Meutya telah menjadi suami istri, sebab latar belakang Agus yang telah pernah tersangkut, kasus, pengedaran Narkoba, dan juga di grebeg saat sedang pesta narkoba dan SEX itu benar2 menggelikan.

 

Menurut kabar terbaru Januari 2008 inipun ia tersangkut perkara lagi namun hal itu ada kontroversi dari Den Harin dan Kopral Indonesia, entah benar atau tidaknya.

 

Lalu Syamsir Siregar yang juga kami dengar kabarnya, bahwa iapun sering pergi bersama Meutya Hafid, ke MEDAN, dan bahkan terdapat foto2 adegan SEX nya sedang lakukan sex oral dengan Meutya Hafid. Dan hal itu juga sudah tersebar britanya santer di Metro TV dan kalangan BIN sejak lama, hanya Mas Bobby serta kami sendiri, baru tahu hal itu baru saja. Hal ini juga membuat kami terperanjat sebab Mas Bobby juga mengalami penglihatan, Meutya itu, begitu dg seseorang, yg ia kaget setelah sadar bahwa orang laki2 itu adalah Kepala BIN.

 

Belum lagi kalau, di hitung bahwa Surya Paloh itupun juga seorang yang mata keranjang.

 

Oleh semua hal tsb diatas itulah kami ini semua, melakukan aksi Boikot ini baik kepada Meutya Hafid dan juga pejabat2 diatas dan keluarga mereka itu agar, mereka tahu, bahwa kami ini, bukanlah orang yang bisa begitu saja mereka bodohi.

 

Apabila MAs Bobby di perkarakan ataupun terbunuh oleh mereka ataukah oleh orang lain jelas bahwa hal itu adalah berkaitan dengan orang2 itu. Demikian juga bila hilang, dan Meutya juga hilang atau mati di bunuh atau di perkarakan.

 

Hendrik Sujarwadi.

ITB Bandung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: